"Membangun Ekosistem Pertanian Berkelanjutan dari Hulu ke Hilir."
PT Rumah Tani Nusantara adalah pionir transformasi agribisnis di Indonesia yang berkomitmen membangun ekosistem pertanian modern, mandiri, dan berkelanjutan secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Dengan jaringan operasional yang luas dan kokoh, kini telah membentang dari Aceh hingga Bali, dan akan berekspansi dan hadir di seluruh kepulauan Indonesia. Perusahaan mendampingi ribuan mitra tani dan mengelola belasan ribu hektare lahan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berakar pada kesejahteraan petani serta kelestarian alam.
Upaya besar tersebut ditopang oleh dua pilar utama, yaitu Agripost sebagai optimalisasi rantai pasok menggunakan sistem rantai dingin (cold chain) yang mengintegrasikan hasil panen 40.000 petani lokal, serta "Rumah Sayur" sebagai gerai ritel modern yang mengambil suplai langsung dari petani tanpa perantara. Melalui kedua pilar strategis ini, PT Rumah Tani Nusantara menargetkan ekspansi masif dengan membangun 2.000 gerai Agripost, 500 cold storage, dan 100 gerai ritel modern Rumah Sayur guna menggerakkan perekonomian daerah dan stabilisasi harga dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Menjadi pelopor utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional melalui transformasi pertanian modern yang berkelanjutan, terintegrasi dari hulu ke hilir, serta meningkatkan kesejahteraan petani Nusantara secara berkeadilan.
Didirikan sebagai bisnis keluarga yang mengkhususkan diri dalam perdagangan hortikultura.
Memulai pertanian skala besar dengan mengakuisisi 5 hektar lahan pertanian.
Perluasan signifikan lahan pertanian untuk meningkatkan kapasitas produksi secara masif.
Membentuk badan usaha resmi untuk memperkuat tata kelola administrasi dan kemitraan.
Mendapat dukungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat untuk riset pasar & inisiatif sosial.
Resmi bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT Rumah Tani.
Menargetkan go public untuk mempercepat skala usaha dan transparansi perusahaan.
Masuk ke pasar internasional sebagai salah satu pemain global industri pertanian.
Lahir di Pangkalan Brandan pada 13 Mei 1978. Berbekal latar belakang pendidikan arsitektur dari Universitas Gadjah Mada (UGM), beliau memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang arsitektur, konstruksi, manajemen proyek, dan pengembangan infrastruktur...
Lahir di Kediri pada 19 Maret 1970. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen Perusahaan pada tahun 1994. Dengan pengalaman profesional lebih dari 20 tahun di industri perbankan, ia memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengelolaan bisnis, strategi korporasi, dan tata kelola keuangan.
Sepanjang perjalanan kariernya, Moch Sajoang mengembangkan keahlian yang mendalam di bidang Risk Management, dengan fokus pada identifikasi, mitigasi, dan pengendalian risiko untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, beliau juga berpengalaman dalam menangani berbagai proses merger dan akuisisi (M&A), mulai dari analisis strategis, due diligence, hingga integrasi pasca-transaksi guna menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.
Berbekal kombinasi pengalaman operasional, kemampuan analitis, dan pemahaman terhadap dinamika industri keuangan, Moch Sajoang dikenal sebagai profesional yang mampu merancang strategi bisnis yang terukur, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendorong transformasi organisasi untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Perusahaan yang Membidangi 100 titik Retail Rumah Sayur yang Tersebar di Indonesia
Perusahaan yang Mengelola Para Petani Rumah Tani Nusantara yang Berlokasi di Aceh
Perusahaan ini Memastikan Seluruh Komoditas Pangan Terdistribusi dari hulu ke hilir
Perusahaan yang Membawahi Seluruh Lahan Pertanian yang Dimiliki Oleh Rumah Tani Nusantara mulai dari Aceh-Bali
Perusahaan yang Bergerak di Bidang Energi Terbarukan Pongamia Pinata Untuk Ketahana Energi di Masa Depan
Teknologi & solusi pendamping untuk meningkatkan kualitas lahan dan produksi.
Membangun kemitraan yang menyatukan petani, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Membangun rantai pasok dan ekosistem perdagangan hasil tani yang adil dan efisien.